www.PortalBugis.Com

"Catatan Bugis Di Rantau & Budayanya"

Misteri Di Langit Bone

Pada tanggal 8 Oktober 2009, sekitar pukul 11.00 WITA, warga kabupathttp://bendeddy.files.wordpress.com/2009/10/misteri-ledakan-di-langit-bone.jpg?w=316&h=232en Bone mendengar sebuah ledakan di langit disertai asap memanjang yang menggantung selama beberapa menit.

Hingga kini, otoritas setempat belum bisa memberikan kepastian mengenai sumber ledakan. Namun sebuah tulisan di sebuah media mengatakan bahwa misteri itu telah terpecahkan.

Menurutnya ledakan itu adalah akibat pesawat sukhoi yang sedang mengadakan latihan. Benarkah ?

Bagi yang belum mengetahui soal ledakan itu, inilah kronologi peristiwa tersebut :

Waktu Ledakan

Ledakan misterius itu terjadi sekitar pukul 11.00 WITA. Warga kabupaten Bone mendengar ledakan itu sebanyak 4 kali. Walaupun ada juga yang hanya mengatakan 1 kali. Namun paling tidak kita mengetahui bahwa memang terjadi ledakan di udara. Ledakan ini juga terdengar di Gowa dan Wajo.

Deskripsi Saksi Mata

Selain ledakan, terlihat asap putih memanjang di langit yang diperkirakan berasal dari ledakan tersebut. Ini berhasil direkam oleh kamera ponsel seorang warga yang bisa kita lihat ditayangkan di berbagai stasiun televisi.

Saksi lain, seorang wanita, 30 tahun, bernama Nina Amir mengaku melihat sebuah objek berbentuk bola api dengan ekor jatuh disertai dengan suara ledakan saat ia melintasi jembatan kembar di Gowa.

Menurut warga lain, dinding-dinding rumah mereka bergetar dan ini dikonfirmasi dengan catatan yang dipantau oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Selatan yang mencatat adanya gempa kecil berskala 1,9 skala Richter dengan sumber di sekitar teluk Bone.

Korban Jiwa

Hingga saat ini, tercatat ada satu korban jiwa yang berhubungan dengan peristiwa ini, yaitu seorang anak perempuan berumur 9 tahun yang terjatuh setelah mendengar ledakan. Menurut sumber disekitarnya, kemungkinan ia mengalami serangan jantung karena kaget.

Pendapat Otoritas Terkait

Pada awal terjadi laporan ledakan dan kepulan asap di langit, penduduk lokal mengira bahwa ledakan tersebut berasal dari pesawat sipil atau militer yang jatuh. Namun setiap pesawat yang tinggal landas pasti memiliki catatan penerbangan yang dilaporkan ke pihak terkait. Kali ini, otoritas setempat tidak mengumumkan adanya pesawat yang jatuh. Demikian juga TNI AU.

Menurut saya, sepertinya teori-teori diatas (gempa, petir dan pesawat latihan) diatas tidak sesuai dengan deskripsi para saksi mata. Kita tahu bahwa para saksi mata melihat atau mendengar adanya :

1. Bola api bercahaya
2. Suara ledakan yang menimbulkan getaran.
3. Jejak asap yang terekam kamera

Karena itu, berdasarkan deskripsi tersebut, menurut saya teori yang paling sesuai adalah teori yang dikemukan oleh Lapan. Kepala peneliti utama astrofisika lembaga penerbangan dan antariksa nasional (lapan), Dr Thomas Jamaluddin kepada detikcom mengatakan sejak awal bahwa sumber ledakan tersebut kemungkinan adalah meteorit. Ini kutipannya :

“Kan ada ledakan dan cahaya membara, analisis sementara itu meteorit yang jatuh dan bergesekan dengan lapisan atmosfir,” kata peneliti utama astronomi-astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Dr Thomas Jamaluddin kepada detikcom, Kamis (8/10/2009).”

Pendapat Lapan ini didukung oleh kepala Observatorium Bosscha, Taufik Hidayat. Ini kutipan dari detikcom :

“Ciri-cirinya seperti meteor. Meteor bisa seperti itu,” jelas Kepala Observatorium Bosscha Taufik Hidayat melalui telepon, Kamis (8/10/2009). Menurut dia, meteor bisa menimbulkan efek ledakan kalau berukuran cukup besar dan cukup padat. Asap itu seperti jejak dan bola api terjadi karena dalam keadaan kencang, kemudian pecah menjadi beberapa segmen. Ledakan ini pun menimbulkan getaran karena dia menimbulkan gelombang kejut,” terangnya.

Namun Kepala Planetarium Bosscha tidak setuju dengan pendapat ini. Ini kutipan dari okezone :

“Kepala Planetarium Boscha, Moedji Raharto menilai kecil kemungkinan jika benda yang menghasilkan ledakan keras tersebut berasal dari benda asing atau meteor. “Karena pasti akan berpapasan dengan alat orbit bumi. Di mana pukul 10.00-11.00 kepala bumi sedang berada di lintasan sejajar dengan matahari. Kalaupun ada, pasti benda tersebut akan meledak di angkasa,” kata Moedji saat dihubungi okezone di Jakarta, Kamis (8/10/2009). Apalagi, lanjut Moedji, sangat jarang terjadi ada meteor yang masuk ke bumi pada pagi hari.”

Hanafi Hamzah yang percaya bahwa ledakan itu dari petir juga mengemukakan hal yang sama. Ini kutipan dari detikcom :

“Hanafi juga sempat ditanya soal kemungkinan suara ledakan itu berasal dari meteor. Menurut Hanafi, kemungkinan tersebut sangat kecil. “Dari sisi meterologi dan geofisika, kecil kemungkinan suara tersebut berasal dari meteor. Sebab meteor pasti akan terbakar dan habis sebelum sampai ke Bumi,” ujar Hanafi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s